Presiden Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2020 Riri Fitri Sari berharap para siswa yang sudah memiliki talenta di bidang sains terus mengasah ilmunya. Sebab, apabila para pelajar ini terus mengembangkan ilmunya, diyakini Indonesia akan bergerak dari negara berkembang ke negara maju.

“Jangan pernah berhenti belajar dan mengasah ilmu, ke depan pertarungan akan lebih sulit,” ujar Riri dalam acara penutupan Festival Sains dan Budaya (FSB) ke-2 yang bertajuk: Bangun Generasi Gemilang di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, Banten. Sebelumnya diumumkan nama-nama para pemenang untuk sejumlah kategori.

Riri mengatakan selain membawa pulang hadiah, para pemenang akan diikutsertakan ke beberapa kompetisi internasional seperti akan berlaga di Genius Sains Project Olympiad di Amerika Serikat atau ke Mostratech di Brasil.

“Mereka juga akan mendapat kesempatan pada ajang INEPO yang digelar di Belanda serta ASEAN Student Science Project Competition (ASPC) dan Hong Kong Student Science Project Competition (HKSSPC),” ujar Riri dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (24/2/2020).

Riri menuturkan, pada penyelenggaran ISPO 2020 ini, pihaknya telah menyaksikan tekad kesuksesan, ketekunan, kepercayaan diri, kesediaan para peserta untuk bekerja dengan sangat baik mulai dari presentasi perserta, kinerja, dan pameran.

“Meski status mereka masih pelajar, namun mereka sudah melakukan siklus metodologi penelitian dengan baik. Mereka sudah menguasai semua riset dan metodologi. Mereka juga memiliki ide orisinil untuk diperlihatkan dan mendapatkan sumber belajar baik dari tinjauan literatur dan internet,” ujarnya.

Selain ISPO yang merupakan wadah bagi para siswa dalam kegiatan proyek penelitian dalam bidang sains, teknologi, lingkungan, dan komputer yang diikuti siswa dari tingkat SMP, SMA dan SMK se-Indonesia, Panitia FSB ke-2 juga menyelenggarakan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (Osebi).

Presiden Osebi, Liliana Muliastuti mengatakan, adanya Osebi ini untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya. Dalam hal ini, siswa tidak hanya memiliki cipta, tetapi juga memiliki rasa dan karsa.

“Jadi kalau ISPO mengajarkan lebih banyak kepada cipta, daya pikirnya, maka anak-anak kita juga perlu keseimbangan pada daya rasa dan karsanya. Ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang bukan hanya kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan emosional,” ujarnya.

Hal tersebut butuh peran dari Osebi bagaimana seni, budaya, dan bahasa mengasah budi pekerti siswa.

Liliana menyebutkan, hingga saat ini belum semua sekolah menganggap ketiga hal tersebut merupakan bagian yang penting. Padahal, ketiga hal tersebut sangat penting untuk mengasah budi pekerti karena melalui seni ada wadah ekspresi, imajinasi, dan kreativitas maka sangat dibutuhkan untuk mendukung kecerdasan intelektual.

“Maka penting sekali penyelenggaraan Osebi ini agar anak-anak kita melakukan kompetisi yang tidak negatif tetapi kompetisi yang positif,” ujarnya.

Berikut Daftar Peraih Medali Emas ISPO 2020
1. Aisyah Rifa Fadhillah-Siti Halimah Indrani Anwar dari SMA Kharisma Bangsa, bidang teknologi
2. Indra Faizatun Nisa-Novilla Dwi Chandra (MAN 1 Kudus), bidang biologi
3. Abiyyu Ramadhan Sande-Chintya Aprilia (SMAN 7 Sarolangun), bidang komputer
4. Anindya Hapsari-Danilkha Nabil Zelina (SMA Semesta), bidang fisika.
5. Novea Indratmo-Juan Galeno Pantos (SMA Santa Laurensia), bidang kimia
6. Jennfier Fukuhara (Cita Hati Christian School West Campus) bidang lingkungan.

Sumber : BeritaSatu